<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Uncategorized &#8211; CISC</title>
	<atom:link href="https://cancerclubcisc.org/id/category/uncategorized-id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cancerclubcisc.org</link>
	<description>Cancer	Information	&#38;	Support	Center</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2019 16:34:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>CISC, Komunitasnya Para Peduli Kanker</title>
		<link>https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/gone-to-ghana-volunteering-in-africa/</link>
					<comments>https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/gone-to-ghana-volunteering-in-africa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2019 23:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://helpinghands.skat.tf/?p=233</guid>

					<description><![CDATA[Quisque eros leo, pellentesque id leo non, scelerisque hendrerit mauris. Integer dapibus purus in aliquet vehi...<p><a class="sd-more sd-all-trans" href="https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/gone-to-ghana-volunteering-in-africa/#more-233">Read More</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker adalah penyakit yang ditakutkan oleh semua orang.</p>
<p>Penderita kanker umumnya putus asa pada keadaan yang sedang dideritanya, karena kebanyakan berujung pada kematian.</p>
<p>Beranjak dari latar belakang inilah Cancer Information and Support Center (CISC) terbentuk.<br />
Public Relation CISC, Esterina Sutiono mengatakan bahwa wadah komunitas non profit para survivor, pasien kanker, keluarga dan relawan kanker ini telah berjalan sejak April 2003.</p>
<p>&#8220;CISC sendiri didirikan oleh Aryanthi Baramuli Putri dan Yuniko Deviana. Keduanya pernah mengalami kanker payudara,&#8221; jelasnya kepada suara.com di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>Dalam wadah ini, lanjut perempuan yang akrab disapa Ester, penderita kanker dan keluarganya dapat saling memberikan dukungan dan bertukar informasi, sehingga terjalin suatu komunikasi yang harmonis antara pasien dengan dokter/Rumah Sakit juga para medis.</p>
<p>Nah, pada hari ulang tahun (HUT) CISC yang ke 11 di Rumah Sakit Mitra Kelurga, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2014), beberapa survivor memberikan testimoni tentang pengalamannya dan semangatnya hingga dapat melawan kanker yang dideritanya sampai sembuh.</p>
<p>Salah satunya Dewi Moechtar, seorang survivor kanker payudara. Ia adalah juara 1 Puteri Ayu Indonesia pada 1983.</p>
<p>Sebagai perempuan yang pernah mendapat predikat Puteri Kecantikan pada masanya, Dewi tidak merasa malu menceritakan pengalamannya kepada banyak orang.</p>
<p>Menurutnya, peran keluarga terutama orang-orang terdekat seperti suami atau pasangan hidup juga menjadi sumber kekuatan yang tidak terbayangkan.</p>
<p>â€œSaya rela kehilangan satu payudara untuk menyelamatkan nyawa saya sendiri. Tentunya saya selalu di support oleh keluarga, terutama anak-anak dan suami saya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurut dia, sebagai penderita kanker tidak boleh kehilangan semangat. &#8220;Pergilah keluar, bersosialisasi dengan banyak orang, berpakaian yang bagus, terlihat tetap cantik, itu akan menumbuhkan rasa percaya diri kita,â€ kata Dewi bersemangat.</p>
<p>Hingga kini CISC telah memiliki rumah singgah bagi pasien kanker yang tidak mampu. Rumah singgah itu sendiri dipergunakan sebagai tempat istirahat pasien-pasien kanker dan keluarganya yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.</p>
<p>Jika Anda adalah kanker survivor atau seseorang yang sangat peduli tentang kanker survivor, Anda dapat bergabung dalam komunitas ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/gone-to-ghana-volunteering-in-africa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CISC, komunitasnya para peduli kanker</title>
		<link>https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/pergi-ke-ghana-kesukarelawanan-di-afrika/</link>
					<comments>https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/pergi-ke-ghana-kesukarelawanan-di-afrika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2019 23:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://helpinghands.skat.tf/?p=233</guid>

					<description><![CDATA[Quisque Eros Leo, pellentesque id Leo non, scelerisque hendrcela mauris. Integer dapibus Purus di...<p><a class="sd-more sd-all-trans" href="https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/pergi-ke-ghana-kesukarelawanan-di-afrika/#more-1302">Read More</a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker adalah penyakit yang ditakutkan oleh mengeluarkan orang.</p>
<p>Penderita kanker umumnya putus asa pada diliputi yang sedang dideritanya, karena kebanyakan berujung pada kematian.</p>
<p>Beranjak dari latar belakang inilah pusat informasi dan dukungan kanker (CISC) terbentuk.<br />
Humas CISC, Esterina sutiono mengatakan bahwa wadah komunitas yang selamat, pasien kanker, keluarga dan perbantuan kanker ini tlah berjalan sejak April 2003.</p>
<p>&quot;CISC berhasilnya didirikan oleh Aryanthi Baramuli putri dan Yuniko DEVIANA. Keduanya pernah mengalami kanker payudara, &quot;jelasnya kepada suara.com di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>Dalam wadah ini, lanjut perempuan yang akrab disapa Ester, penderita kanker dan keluarganya dapat saling memberikan dukungan dan bertukar soal, sehingga terjalin suatu komunikasi yang harmonis antara pasien dengan dokter/rumah sakit juga para medis.</p>
<p>No, pada hari ulang tahun (HUT) CISC yang ke 11 di rumah sakit mitra kelurga, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2014), beberapa Survivor memberikan testimoni tentang pengalamannya dan semangatnya yakni dapat Pit kanker yang dideritanya sampai sembuh.</p>
<p>Salah satunya Dewi Moechtar, seorang Survivor kanker payudara. Ia adalah juara 1 puteri Ayu Indonesia pada 1983.</p>
<p>Sebagai perempuan yang pernah mendapat predikat puteri Kecantikan pada masanya, Dewi tidak merasa malu menceritakan pengalamannya kepada banyak orang.</p>
<p>Menurutnya, peran keluarga terutama orang-orang terdekat sebagaimana suami atau pasangan hidup juga menjadi sumber kekuatan yang tidak terbayangkan.</p>
<p>â € œSaya rela kehilangan satu payudara untuk menyelamatkan nyawa saya berhasilnya. Tentunya saya selalu di support oleh keluarga, terutama anak-anak dan suami saya, &quot;jelasnya.</p>
<p>Menurut dia, penderita sebagai kanker tidak boleh kehilangan semangat. &quot;Pergilah keluar, bersosialisasi dengan banyak orang, berpakaian yang bagus, terlihat tetap cantik, itu akan menumbuhkan rasa percaya diri kita, â € kata Dewi bersemangat.</p>
<p>Yakni kini CISC tlah memiliki rumah singgah bagi pasien kanker yang tidak mampu. Rumah singgah itu berhasilnya dipergunakan sebagai warung istirahat pasien-pasien kanker dan keluarganya yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.</p>
<p>Jika Anda adalah kanker Survivor atau seseorang yang sangat peduli tentang kanker Survivor, Anda dapat bergabung dalam komunitas ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cancerclubcisc.org/id/2019/01/31/pergi-ke-ghana-kesukarelawanan-di-afrika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
